AIR, SANITASI, DAN PERILAKU

Caption foto : Nathan Dumlao/Unsplash

Penyediaan akses air bersih dan sanitasi masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Padahal air dan kebersihan merupakan kebutuhan utama bagi manusia, dan fondasi untuk mewujudkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Meski Indonesia memiliki kekayaan sumber air terbesar ke-empat di dunia setelah Brasil, Rusia dan Kanada, 33 juta keluarga, terutama mereka tinggal di kawasan perdesaan belum mendapatkan akses air bersih, dan 25 juta orang di Indonesia masih kesulitas untuk mendapatkan fasilitas sanitasi. Buruknya pengelolaan air dan sanitasi serta rendahnya kesadaran untuk mengelola sumber air secara efisien telah menyebakan terjadinya pencemaran sumber air dan mengancam terhadap kesehatan dan penurunan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai agama yang meningkatkan derajat peradaban manusia, Islam telah memberikan tuntutan dalam pengelolaan air dan perilaku hidup bersih. Nabi Muhammad adalah contoh terbaik dalam pengelolaan air dan sanitasi dengan menjaga sumber air bersih bersih dengan menggunaan air secukupnya untuk keperluan ibadah dan kebersihan diri, menjaga sumber air dan tidak membuang limbah di sembarang tempat, termasuk kebiasaan dalam membersihkan diri dari kotoran.

Program air dan sanitasi bertujuan untuk membangun jaringan kerja antar lembaga dan organisasi Islam dalam meningkatkan kesadaran umat Islam mengenai perilaku pengelolaan air dan sanitasi dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Proyek

01 Jan 2020 Sub Label