Pusat Pengajian Islam (PPI), merupakan salah satu pusat studi yang  dicanangkan pendiriannya  di Universitas Nasional 30 Jumadil Awwal 1405 H bertepatan dengan 20 Februari 1985, diresmikan oleh  Rektor Universitas Nasional Prof. Dr. Mr.Sutan Takdir Alisyahbana dan Menteri Agama RI H. Munawir Sadjali,MA.  Dalam prosesnya, pusat studi ini kemudian resmi berada dibawah Rektor Universitas Nasional  dengan SK Rektor Universitas Nasional No 247 Tahun 1999. Berdirinya PPI bertujuan untuk memajukan ilmu pengetahuan dan mempelajari khazanah Islam yang dapat menjadi modalitas bagi kemajuan umat manusia khususnya bangsa Indonesia.

LIHAT: Essay Sutan Takdir Alisyahbana Tugas Pengajian Islam

Selain itu, pusat pengajian ini didirikan untuk mempelajari dan mengembangkan ilmu-ilmu ke Islaman dengan semangat Rahmatan Lil ‘Alamin. Pemulaan kegiatan PPI dicanangkan dengan sebuah doa dalam Piagam pendiriannya:

Semoga Allah SWT meridhainya sehingga bermanfaat bagi umat manusia

Sebagaimana diketahui, bahwa Agama Islam adalah agama yang membawa peradaban dan perubahan yang tidak dapat dipisahkan dengan sejarah berdirinya bangsa Indonesia dengan semangatnya dalam mempertahankan kemerdekaan dan menciptakan perdamaian abadi bagi semua bangsa.

Pusat Pengajian Islam (PPI) pada awal dipimpin oleh tokoh-tokoh intelektual Islam terkemuka, seperti:

Pusat Pengajian Islam seperti cita-citanya semula merupakan lembaga yang menjadi media dan dialog intelektual Islam dalam kegiatan akademis maupun praktis, terkait dengan muamalah dan keperluan ummat yang bertumpu pada pilar Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

PPI berkontribusi  memberikan sumbangan pemikiran dan keteladanan dalam pemikiran Islam yang terbuka dan dinamis, memberikan sumbangan praksis berbasis argumentasi ajaran Islam dan ilmu pengetahuan (sains), menjawab dan aktif dalam kegiatan mengembangkan pengajaran (pendidikan), penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Peluncuran Website Pusat Pengajian Islam Tahun 2015