“Green Pesantren” Al Ittifaq Ciwidey, Bandung

Al Ittifaq merupakan salah satu pesantren penerima Penghargaan Kalpataru dan dapat menjadi model eco-pesanten. Pondok Pesantren Al Itifaq Ciwidey menerima Kalpataru 2003. dipimpin oleh KH Fuad Affandi, melakukan pemberdayaan pertanian organik, pemanfaatan lahan secara efektif dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya. Al Itifaq mempelopori pendirian Kelompok petani sayur mayur yang mengirimkan 3-4 ton sayuran ke berbagai supermarket di Jakarta dan Bandung, dengan frekwensi tiga kali seminggu.

green-pesantren-al-ittifaq-ciwidey

Courtesy: Google

Al Itifaq mengkoordinir 500 kelompok petani sayur yang kemudian menumbuhkan pemberdayaan perekonomian masyarakat komunitas pesantren dengan cara sekolah gratis, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Selain itu, pesantren memproduksi popuk organik di Cijapati, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 20 ton per hari.

“Keindahan Alam” (nasheed) from Green Islam in Indonesia on Vimeo.

Dengan pemberdayaan ekonomi petani sekitar, pesantren ini mampu bertahan di komunitas petani segagai ‘agent of change’ kehidupan masyarakat. Kepemompinan Kiyai Affandi yang merupakan turunan ke 3 Pendiri awal pesantren ini, membuat pesantren ini maju dan dapat memberdayakan masyarakat. Minggu ( 1 April 2012) saya berkunjung kesini. Pesantren berbaur dengan masyarakat dan tidak berdiri eksklusif. Kondisi ini mengingatkan saya pada pesantren Buntet Cirebon, yang juga berada ditengah komunitas masyarakat dan menjadi kampung santri.