Brisbane, Australia — Australasian and Southeast Asian Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 resmi digelar pada 6–7 Februari 2026 di Brisbane Technology Park Convention Centre, Eight Mile Plains, Queensland. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Islamic Council of Queensland (ICQ) bersama Australian Federation of Islamic Councils (AFIC) dan Regional Islamic Da’wah Council of Southeast Asia and the Pacific (RISEAP).
ASEAMYS 2026 mengusung tema “Empowering Resilient Youth while Strengthening Unity & Regional Collaboration in Facing Challenging Times” yang menekankan penguatan ketahanan pemuda sekaligus mempererat persatuan dan kerja sama lintas negara di tengah tantangan zaman. Penyelenggara menegaskan summit ini dibangun sebagai platform dialog dan kolaborasi praktis, dengan harapan gagasan serta hasil lokakarya dapat dibawa pulang oleh para delegasi menjadi inisiatif nyata di komunitas masing-masing.

Salah satu agenda penting dalam rangkaian summit adalah sesi Regional Reports, termasuk Southeast Asian Country Reports, yang menjadi ruang berbagi situasi, tantangan, dan solusi antarnegara di kawasan. Dalam sesi tersebut, Indonesia diwakili oleh Adinda Arifiah sebagai delegasi Indonesia. Adinda tercantum sebagai pemapar untuk Indonesia pada sesi Southeast Asian Country Reports.
Adinda Arifiah merupakan delegasi Indonesia yang dikirim melalui Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI UNAS). Berdasarkan profil peserta pada booklet resmi, Adinda Arifiah Siregar merupakan dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Nasional (UNAS) dan Universitas Siber Asia (UNSIA), serta menjadi Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di UNSIA. Ia meneliti komunikasi kultural dan antarbudaya, komunikasi keagamaan, identitas, serta meaning-making anak muda di masyarakat digital.

Kehadiran delegasi Indonesia pada ASEAMYS 2026 memperkuat partisipasi pemuda dan akademisi Indonesia dalam jejaring kolaborasi pemuda Muslim kawasan, khususnya pada isu-isu strategis seperti ketahanan sosial, kepemimpinan, dan kerja sama lintas negara.


