Policy Brief: Melestarikan Harimau Melalui Adat, Budaya, dan Spiritualitas Agama di Sumatra Barat

“Bagi masyarakat Sumatra, harimau merupakan satwa yang dianggap penting kehadiran-nya. Harimau adalah simbol dari kehadiran leluhur. Harimau, walaupun pada satu sisi sering dianggap ancaman kehidupan tetapi di sisi lain adalah satwa yang terkait dengan nilai-nilai spiritualitas, budaya, dan tradisi masyarakat.”

Konservasi adalah komplek, berbagai upaya dan pendekatan terus dilakukan untuk melestarikan spesies­ mau-pun habitat ekosistem. Dalam hal ini, terdapat tiga tawaran startegi konservasi. Pertama, menempatkan suatu spesies ataupun kawasan­ sebagai subyek. Kedua, menjadikan spesies atau suatu ekosistem sebagai kerabat, bagian dari keluarga. Ketiga, mengoptimalkan paham-paham keagamaan, terutama sufisme sebagai gerakan konservasi.

Dokumen: Policy Brief Kearifan Lokal Harimau di Sumatera Barat

Bagikan Artikel

Recent Posts

NEWS & EVENTS

300 Hadist Lingkungan dari Pesantren

JOMBANG (14/12) – PPI UNAS  hadir dalam The 1st Muktamar Turats Nabawi (MUTUN) 2025: International Conference on Prophetic Heritage. Dr Fachruddin Mangunjaya, mempresentasikan tentang Al

Read More »